Pemimpin yang Efektif (Effective Leader)

Public Training Millennial Leadership Jakarta

Public Training Millennial Leadership Jakarta

Setiap orang pada dasarnya adalah pemimpin. Manusia sebagai pemimpin minimal perlu untuk mampu memimpin diri sendiri. Setiap organisasi perlu ada pemimpinnya, yang secara ideal dipatuhi dan di segani bawahannya. Organisasi tanpa pemimpin akan menghasilkan kekacauan.

Kepemimpinan tanpa jabatan memungkinkan seseorang tidak punya tanggung jawab langsung untuk memimpin orang lain, tetapi mereka mampu memengaruhi dan memimpin orang-orang di sekitar mereka secara informal, atau tidak langsung. Intinya, pengaruh dan inspirasi datang dari orangnya, bukan posisinya.

 

Orang-orang yang mampu untuk menjadi pemimpin yang efektif, baik punya jabatan maupun tidak, akan berjuang menjadikan segala sesuatu di sekitarnya menjadi lebih baik. Sesungguhnya pemimpin yang efektif itu bisa dilihat sebagai “ajakan kepada orang lain untuk menuju ke sesuatu yang lebih baik”, namun dalam konteks ini, ada sesuatu yang terlewatkan. Kita tidak bisa memberikan sesuatu yang tidak kita miliki. Kita tidak bisa mengajak orang lain untuk masuk ke sebuah tempat, apabila kita sendiri belum berada didalamnya.

Apa sebenarnya perbedaan antara kehebatan dan ketenaran. Ketenaran berdasar pada apa yang telah kita peroleh dalam kehidupan, tetapi kehebatan sejati berdasar pada apa yang telah kita berikan untuk kehidupan. Kehebatan adalah tentang kontribusi yang kita berikan melalui tindakan, bukan sekedar ide atau omongan belaka. Pemimpin yang efektif tidak hanya membuat segalanya menjadi lebih baik untuk dirinya, tetapi juga untuk orang lain, tanpa perlu terlalu memperdulikan apakah yang dilakukan itu menghasilkan imbalan secara finansial dan pengakuan sosial, atau tidak.

 

1. Kemampuan Menguasai Diri Sendiri

Kemenangan tersulit untuk diraih adalah mengalahkan diri sendiri. Kita tidak bisa memimpin orang lain dengan baik, sampai kita mampu memimpin diri sendiri. Jadilah perubahan yang ingin dilihat oleh kita sendiri. Kenyatannya, pemimpin yang efektif secara rutin memenuhi kebutuhan dan kepentingan pribadi agar bermanfaat bagi orang lain. Berpikir seperti layaknya pemimpin yang aktif mengambil peran dan menjadi pemikir yang hebat. Punya motivasi dari diri sendiri bisa dimulai dengan cara meluangkan waktu untuk melakukan refleksi diri, serta memiliki impian yang ingin dicapai. Kita bisa bercermin pada orang-orang yang telah berhasil, yang ada disekitar kita. Berhenti sejenak untuk kemajuan, saling berbagi dan bertukar pikiran dengan orang lain, menikmati perjalanan dan hidup menjadi seorang juara.

Pemimpin Mampu Menguasai Diri

Pemimpin Mampu Menguasai Diri

 

2. Fokus dan Gigih

Salah satu kualitas terpenting dari pemimpin yang efektif adalah fokus untuk maju dan menggapai cita-cita. Pemimpin yang efektif mampu mempertahankan diri sendiri dan orang sekitar pada tugas dan kehidupan karir yang cenderung untuk hancur. Sebagai pemimpin yang efektif, kita dapat menangani hampir apa saja yang menghalangi sepanjang kita tidak kehilangan kekuatan dan hanyut. Kekuatan dalam hal ini adalah kemampuan untuk tetap terhubung dengan apa yang sedang terjadi. Hal ini tentu saja bukan berarti kita selalu memiliki kendali atas setiap situasi, tetapi kemampuan untuk terlibat didalam situasi dengan tujuan dan fokus. Hanyut dan menunggu amatlah berbeda. Menunggu merupakan pilihan secara sengaja, menunggu membutuhkan kesabaran dan pertimbangan. Agar tetap berfokus, kita perlu agenda. Agenda kita adalah apa yang kita harapkan untuk dicapai, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Hal ini berarti mensosialisasikan tujuan akhir kita sehingga yang perlu untuk dikerjakan, bisa dikerjakan. Pemimpin yang efektif tidak mau menunggu peristiwa acak untuk menolong kita meraih cita-cita. Tantangan kita ialah merencanakan pekerjaan yang berarti dan berpengaruh, setelah itu secara strategis mengejarnya.

Pemimpin Perlu Fokus dan Gigih

Pemimpin Perlu Fokus dan Gigih

 

3. Kekuatan Kolaborasi dengan Orang Lain

Kepemimpinan adalah tentang mendapatkan kinerja luar biasa dari orang-orang biasa. Segala yang kita raih terjadi bukan karena usaha kita saja, tetapi lewat usaha bersama. Untuk meraih tujuan yang signifikan, kita butuh dukungan dan kerja sama dari orang lain. Perbedaan terbesar antara orang yang mengatur orang lain dan orang yang memimpin orang lain adalah bagaimana ia mengembangkan orang-orang berada dibawah tanggung jawabnya. Hal ini berlaku ketika mereka mengatur atau memimpin keluarganya, mengusahakan penggolongan dana, tim proyek atau perusahaan. Seperti yang kita ketahui semua pemimpin yang memiliki jabatan atau tidak, kepimpinan merupakan kekuatan untuk bekerja bersama orang lain, bukan kekuatan atas orang lain.

Pemimpin Mampu Kolaborasi dengan Orang Lain

Pemimpin Mampu Kolaborasi dengan Orang Lain

4. Kekuatan Komunikasi Persuasif

Berkomunikasi bukanlah tujuan dalam berbisnis atau kehidupan. Tujuan komunikasi adalah pemahaman. Komunikasi hanya merupakan alat untuk meraih tujuan tertentu. Berkomunikasi secara efektif merupakan inti dari pemimpin yang efektif, apapun posisi atau jabatan kita. Pemimpin yang efektif, biasanya kurang memedulikan kesan yang mereka tampilkan dibandingkan dengan pengaruh yang mereka sampaikan kepada orang lain untuk mengambil tindakan yang positif. pemimpin yang efektif tahu apa yang ia inginkan dalam setiap percakapan yang ia lakukan.

Pemimpin Perlu Komunikatif

Pemimpin Perlu Komunikatif

5. Kekuatan Pelaksanaan

Pemimpin yang efektif sebagian besar punya IQ yang cenderung diatas rata-rata. Yang di maksud bukanlah Intelligence Quotient (kecerdasan kognitif), tetapi mengacu pada apa yang disebut Implementation Quotient (kecerdasan tindakan). Memliki ide bagus tidaklah cukup, kita perlu untuk mampu menerapkan ide tersebut menjadi kenyataan. Tekat tanpa aksi adalah khayalan belaka. Orang yang bertindak sebagai pemimpin perlu memberikan keyakinan pada tindakannya, untuk sampai pada memperoleh hasil. Visioning merupakan sebuah kata kerja, yang menerangkan kemampuan seseorang untuk mengekspresikan dan meraih sebuah visi. Pemimpin yang efektif biasanya adalah seorang visioner, yang memiliki pertimbangan luas akan masa depan, dan mampu menyampaikan visi itu secara fasih untuk menginspirasi orang-orang di sekitarnya.

Kekuatan Pelaksanaan Pemimpin

Kekuatan Pelaksanaan Pemimpin

6. Kekuatan Memberi

Orang yang ingin membuat perubahan positif di dunia sekitar sering berharap memberikan waktu, keahlian, uang dan atau keterampilan. Memberi dapat mengajarkan kita melihat di luar diri kita, melayani dan membantu sesama, menjadikan dunia menjadi tempat yang lebih baik, serta membuat kita merasa lebih baik. Rahasia dari hal memberi ialah saat kita menjadikan dunia lebih baik untuk orang lain, kita membuat dunia lebih baik untuk diri kita sendiri. Memberi sebetulnya lebih tentang apa yang bisa di kontribusikan, dari pada apa yang bisa di terimanya. Apabila pemimpin yang efektif sering memperoleh pengakuan atas jasa mereka itu, perlu kita ketahui bahwa semua itu bukanlah tujuan akhir dari melayani. Sebenarnya banyak cara bagi kita untuk bisa berkontribusi terhadap rekan kerja atau pelanggan, bahkan tanpa sepengetahuan mereka.

You may also like...