7 Tips Manajemen Konflik di Kantor

Public Training Millennial Leadership Jakarta

Public Training Millennial Leadership Jakarta

Salah satu hal penting yang perlu dipelajari di kantor adalah manajemen konflik. Semua perusahaan pasti memiliki konflik. Konflik sebenarnya bukanlah sesuatu yang menakutkan karena karyawan akan menjadi lebih pintar dan bijak dalam menanggapi kondisi, serta akan belajar dari kesalahan yang terjadi.

Manajemen Konflik di Kantor

Manajemen Konflik di Kantor

Seorang pemimpin atau leader perlu memiliki keahlian manajemen konflik secara tepat dan tanggap pada masalah, memahami sifat dasar konflik, mampu membawa angin positif di tengah suasana konflik yang keruh, serta bisa memberikan solusi yang tepat. Menghadapi konflik dan permasalahan di kantor dapat diatasi dengan beberapa cara di bawah ini:

 

1. Mencari Sumber Konflik atau Permasalahan

Temukan sumber yang menjadi penyebab masalah atau konflik di kantor. Menggali lebih dalam untuk menemukan asal permasalahan yang terjadi. Komunikasikan dengan orang-orang yang terlibat dengan konflik tersebut, dan usahakan untuk tidak saling menyalahkan. Komunikasi yang terstruktur dan transparan perlu dilakukan untuk menghindari salah paham, ketidak pastian, atau informasi yang rancu.

Mencari Sumber Konflik atau Permasalahan

Mencari Sumber Konflik atau Permasalahan

2. Menghadapi Masalah

Berani dan tidak bersembunyi, serta tidak saling melempar masalah yang sedang terjadi. Hadapi dan selesaikan masalah dengan kepala dingin dan fokus agar permasalahan cepat selesai.

 

3. Cek Kembali atau Melakukan Double Check untuk Pekerjaan Terkait

Konflik antar karyawan biasanya terjadi karena adanya barang atau dokumen dalam pekerjaan yang hilang, lupa meletakkan, atau kurang teliti dalam membaca (dokumen). Belajar untuk lebih teliti dalam membaca tiap poin (dokumen), siapkan untuk copy dan scan yang akan dikeluarkan atau yang ditandatangani. Periksa kembali bukti dokumen yang mendukung proses manajemen konflik.

 

Double Check untuk Manajemen Konflik

Double Check untuk Manajemen Konflik

4. Koordinasi dengan bagian SDM (Sumber Daya Manusia)

Manajemen konflik merupakan tugas dari kerja sama dengan berbagai pihak, bukan individu. Mintalah bantuan dengan departemen SDM (Sumber Daya Manusia) untuk terlibat dalam sebuah manajemen konflik, supaya bisa melihat perspektif yang berbeda dan netral. Divisi SDM (Sumber Daya Manusia) akan memberikan pendapat mengenai regulasi dan kebijakan kantor sehingga menjadi bahan pertimbangan manajemen konflik untuk penyelesaiannya.

Koordinasi Bagian SDM untuk Manajemen Konflik

Koordinasi Bagian SDM untuk Manajemen Konflik

5. Berpikir Tenang

Faktor di dalam diri kita yang dapat membantu supaya manajemen konflik bisa terealisasi tanpa menimbulkan masalah baru adalah berpikir tenang. Kita membutuhkan ketenangan agar dapat berpikir jernih dan tidak terpengaruh tekanan dari luar yang tidak relevan, serta berupaya untuk tidak terpancing emosi sesaat.

Berpikir Tenang untuk Manajemen Konflik

Berpikir Tenang untuk Manajemen Konflik

6. Mengambil Pelajaran dari Konflik

Kesalahan bisa menjadi pelajaran berharga bagi semua orang di kantor, baik itu di level pimpinan maupun level staf dan karyawan lain. Lakukan proses manajemen konflik dengan tepat, sehingga dapat menyelesaikan kasus serupa dengan lebih baik di depan. Setiap masalah yang muncul menjadi kesempatan untuk belajar lebih tenang dan melihat potensi pembelajaran dalam sebuah konflik.

 

7. Tidak Ada Menang atau Kalah

Masalah diselesaikan bukan untuk mencari pemenang apalagi korban. Tujuan dari manajemen konflik yang utama adalah supaya masalah yang terjadi bisa memperoleh solusi, dan pekerjaan bisa diselesaikan secara lebih efektif dan efisien.

Tidak Ada Menang atau Kalah

Tidak Ada Menang atau Kalah

Konflik bisa diselesaikan apabila ada kemauan untuk menyelesaikannya. Dengan saling memaafkan, niat tulus, empati, kemauan untuk saling mendengarkan, saling menghargai, dan kerendahan hati untuk bekerja sama dengan semua level, bisa memudahkan kita untuk melakukan manajemen konflik dengan baik.

You may also like...