7 Langkah Efektif Pemecahan Masalah (Problem Solving)

Public Training Millennial Leadership Jakarta

Public Training Millennial Leadership Jakarta

 

Pemecahan masalah merupakan proses mental yang melibatkan menemukan, menganalisis dan memecahkan masalah. Tujuan akhir dari pemecahan masalah adalah untuk mengatasi hambatan dan menemukan solusi yang paling baik untuk menyelesaikan masalah.

Strategi terbaik untuk memecahkan masalah sangat tergantung pada situasi yang unik. Dalam beberapa kasus, orang lebih baik mempelajari segala hal tentang masalah tersebut dan kemudian menggunakan pengetahuan faktual untuk menghasilkan solusi. Dalam kasus lain, kreativitas dan wawasan adalah pilihan terbaik.

 

Langkah-langkah dalam Pemecahan Masalah

Untuk menyelesaikan masalah dengan benar, penting untuk mengikuti serangkaian langkah. Banyak peneliti menyebut ini sebagai siklus pemecahan masalah. Meskipun siklus ini digambarkan secara berurutan, banyak orang jarang mengikuti serangkaian langkah secara kaku untuk menemukan solusi. Langkah-langkah berikut meliputi pengembangan strategi dan pengorganisasian pengetahuan.

1. Mengidentifikasi Masalah

Walaupun mungkin tampak seperti langkah yang jelas, mengidentifikasi masalah tidak selalu sesederhana kedengarannya. Dalam beberapa kasus, orang mungkin keliru mengidentifikasi sumber masalah yang salah, yang akan membuat upaya untuk menyelesaikannya tidak efisien atau bahkan tidak berguna.

2. Mendefinisikan Masalah

Setelah masalah teridentifikasi, penting untuk mendefinisikan masalah secara penuh sehingga dapat diselesaikan.

Pemecahan Masalah (Problem Solving)

Pemecahan Masalah (Problem Solving)

3. Membentuk Strategi

Langkah selanjutnya adalah mengembangkan strategi untuk memecahkan masalah. Pendekatan yang digunakan akan bervariasi tergantung pada situasi dan preferensi unik individu.

4. Pengorganisasian Informasi

Sebelum menemukan solusi, kita perlu mengatur informasi yang tersedia terlebih dahulu. Apa yang kita ketahui tentang masalahnya? Apa yang tidak kita ketahui? Semakin banyak informasi yang tersedia, semakin siap kita untuk datang dengan solusi yang akurat.

5. Mengalokasikan Sumber Daya

Tentu saja, kita tidak selalu memiliki uang, waktu, dan sumber daya tak terbatas lainnya untuk menyelesaikan masalah. Sebelum kita mulai memecahkan masalah, kita perlu menentukan seberapa tinggi prioritasnya. Jika ini merupakan masalah penting, mungkin perlu mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk menyelesaikannya. Namun, jika itu adalah masalah yang cukup penting, maka kita tidak ingin menghabiskan terlalu banyak sumber daya yang tersedia untuk mencari solusi.

Mengalokasikan Sumber Daya untuk Problem Solving

Mengalokasikan Sumber Daya untuk Problem Solving

 

6. Memantau Perkembangan

Pemecah masalah yang efektif cenderung memantau kemajuan mereka saat mereka bekerja menuju solusi. Jika mereka tidak membuat kemajuan yang baik untuk mencapai tujuan mereka, mereka akan mengevaluasi kembali pendekatan mereka atau mencari strategi baru.

7. Mengevaluasi Hasil

Setelah solusi tercapai, penting untuk mengevaluasi hasil untuk menentukan apakah itu solusi terbaik untuk masalah tersebut. Evaluasi ini mungkin langsung, seperti memeriksa hasil dari masalah matematika untuk memastikan jawabannya benar, atau dapat ditunda, seperti mengevaluasi keberhasilan program terapi setelah beberapa bulan perawatan.

 

Tidak perlu untuk mengikuti langkah-langkah pemecahan masalah diatas secara berurutan, merupakan hal yang umum untuk melewati langkah-langkah atau bahkan kembali melalui langkah-langkah sebelumnya beberapa kali, sampai solusi yang diinginkan bisa tercapai.

You may also like...